Bupati Ketapang Martin Rantan SH di PLTU Ketapang meresmikan PLTU 2x10 MW ditandai dengan pengguntingan pita

Bupati Ketapang Martin Rantan SH di Desa Sukabangun Dalam , meresmikan PLTU 2 x 10 MW.  Setelah sebelumnya juga  diresmikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang dipusatkan di PLTG Pontianak pada hari yang sama . Yakni  melalui Video Comprence yang apat ditonton dan dapat  berdialog antara PLTG Pontianak dengan  PLTU Ketapang.  Diketapang Peresmiannya di  ditandai dengan pengguntingan pita.

Martin Rantan SH, dalam kesempatan tersebut mengatakan, Dengan beroperasinya PLTU kapasitas 2x 10 MW menggunakan bahan bakar batubara menghasilkan uap maka bisa ekonomis dan dapat membuka keterisolasian daerah karena kurangnya pasokan listrik." Adanya tambahan pasokan listrik PLTU ini investasi pendidikan ,kesehatan, industri, dan lain lain dapat berkembang cepat dan maju . Disamping ekonomis dapat membuka keterisolasian daerah " Ujarnya

Dikatakan Martin  Rantan, Beban puncak 31 MW mengakibatkan sering dilakukannya pemadaman bergilir. sebab Kondisi 27 MW  PLTD tidaklah cukup.Sehingga merugikan masyarakat konsumen. Demikian juga untuk menyambungan aliran baru . Dimana daftar tunggu masih memerlukan sebesar 9 MW. Artinya kebutuhan listrik masyarakat kabupaten Ketapang masih belum bisa terpenuhi.

Adanya pembangunan PLTU kapasitas 2 x 10 MW ini kata Martin Rantan, akan menjadi solusi masalah kelistrikan khususnya di Kabupaten Ketapang .Sehingga akan meningkatkan keandalam pasokan listrik di daerah kita ini.

Peresmian PLTU 2 X 10 MW di Desa Sukabangun Dalam hari itu juga diwarnai dengan penanaman pohon dan pemberian bantuan paket semabako oleh pihak PLN Ketapang . Bantuan kepedulian itu diserahkan ke sejumlah masyarakat kurang mampu oleh Wakil bupati   Drs. Suprapto. S didampingi Kepala PLN setempat.