Ketapang 7 Juni 2017 .Menurut Bupati Ketapang Martin Rantan SH , Bagi perusahaan yang belum dan  tidak mampu membebaskan lahannya maka ijin yang dikantongi akan dicabut . Pemerintah Kabupaten Ketapang hanya akan membina perusahaan perusahaan yang betul betul berkomitmen dan berprestasi saja,Kalo Perusahaan perkebunan yang hanya maukan ijinnya saja ,tapi  tidak digarap bahkan  dijual kemana mana maka Pemkab Ketapang merekomendasikan akan dikurangi ijinnya bahkan terancam dicabut, Tegas Martin Rantan

Hal tersebut dikatakannya ketika pembukaan lahan sawit PT Permata Sawit Mandiri, Minggu 4 Juni 2017 di Desa Sebadak Raya Kecamatan Nanga Tayap
Menurutnya Pemerintah Kabupaten Ketapang Dengasn tidak digarapnya ijin yang diberikan bearti sama saja tidak membangun Kabupaten Ketapang khususnya tidak mensejahterakan masyarakat di sekitar kebun yang dibangun Kepada PT Permata Sawit Mandiri supaya dapat membangun kebunnya dengan baik yang tidak hanya membangun kebun inti . akan tetapi dapat membangun kebun plasma dengan baik pula, Jangan sampai kebun inti bagus malahan kebun plasma tidak bagus . Sehingga bermuara kepada protes masyarakat. Tapi bagi PT PSM tentu bisa mengelola kebun sawitnya dengan baik  Yakin Bupati

Masin menurut Bupati Ketapang Martin Rantan, Ada beberapa  perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Ketapang cendereung  kurang peduli dg kehidupan sosial masyaraskat. Dengan diresmikannya perusahaan perkebunan PT PSM merupakan momentum sejarah baru bisa memakmurkan masyarakat, perusahaan pun tidak rugi dapat untung ,Pemerintah juga dapat diuntungkan. yakni melalui pajak yang dibayarkan perusahaan Juga Pemerintah merasa terbantu melalui CSRnya. Sebab Anggaran Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui APBD sangat terbatas yang jumlahnya hanya Rp 2,1 T dan banyak pembangunan lain yang dibiayai. Wilayah Kabupaten Ketapang sangat luas sama dengan propinsi Jabar.Oleh sebab itu fungsi pembangunan yang dibangun dunia investasisangat penting. Untuk itu  patuh dan ikuti aturan aturan yang ditetapkan pemerintah seperti UU tentang Lingkungan hidup.Undang Undang Perkebunan dan lainnya yang terkait dengan pembangunan kebun. Kalo semuanya berjalan dengan baik tentu tidak menjadi masalah.  Pinta Martin Rantan
Demikian Diskominfo Ketapang memberitakan ( A Rahman )