Nyapat Tahun ke 5 Di Simpang Hulu
Martin Rantan :  Momentum Pelestarian Adat Budaya dan Pengembangan  Ekonomi Kerakyatan

Menurut Martin Rantan SH Bupati Ketapang, Gawe adat seperti Nyapat Tahun merupakan momentum terbaik untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan daerah Kabupaten Ketapang.juga mengembangkan serta melestarikan nilai nilai seni budaya daerah yang merupakan kebanggaan bangsa Indonesia.

Hal tersebut dikatakannya ketika Gawe adat dayak Nyapat Tahun ke 5 di Balai Berkuak Kecamatan Simpang Hulu ,Kamis 15/6/2017

Dikatakan Martin Rantan Melalui Nyapat Tahun yang digelar dengan berbagai lomba dan pertandingan tradisional, diharapkan dapat menghasilkan terbaik guna diikut sertakan dalam gawe adat daerah di tingkat Kabupaten Ketapang nantinya. " Pemenang terbaik dlm ivent ini akan ditampilkan pada Gawe adat Tingkat Kabupaten Ketapang. Kita maunya yang original atau asli jangan dicampur campur .Sebab itulah jadi kebanggaan daerah " Kata Martin Rantan

Dikatakan Martin Rantan, Gawe Adat Nyapat tahun dimaksudkan untuk melestariakn warisan adat istiadat budaya lokal dan mengaktualisasikannya nilai nilai kearifan lokal tersebut . Hal ini sebagai salah satu dasar pengembangan etika pergaulan sosial untuk memperkuat identitas daerah dan nasional. Disamping itu untuk mendorong masyarakat untuk lebih mandiri, inovatif, produktif serta menghargai produk sendiri.

Masih menurutnya, Pemerintah Kabupaten Ketapang mellui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan di programnya tahun 2018 nanti akan menggelar pekan keakraban budaya masyarakat kabupaten Ketapang. Didalam ivent tersebut akan ditampilkan seni budaya daerah dari berbagai suku yang ada di Ketapang seperti Suku Dayak, Melayu, Tionghoa dan lain lain.

Pembangunan daerah tidak hanya membangun prasarana fisiknya saja seperti Gedung Gedung, jlan dan jembatan saja . akan tetapi juga wajib membangun anak bangsa untuk terhindar dari bahaya yang tidak diinginkan seperti bahaya narkoba, radikalisme,atau rasa kebencian yang merusak bangsa Indonesia ini. Oleh karenanya pembinaan adat seni budaya daerah  merupakan salah satu cara evektif menangkal dan menghindari bahaya negatif tersebut