Musrenbang Kecamatan Simpang Hulu, Prioritaskan Usulan Jalan dan Jembatan

Musrenbang kecamatan di Kabupaten Ketapang masih berlanjut, diantaranya pada hari Senin (10 Februari 2020) dilaksanakan di Kecamatan Manismata. Sedangkan hari Selasa (11 Februari 2020) berlangsung di Kecamatan Simpang Hulu, Hulu Sungai, dan Air Upas. Untuk pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Simpang Hulu, dibuka oleh Camat Simpang Hulu, didampingi Kabid Pengendalian Bappeda Kabupaten Ketapang, dan anggota DPRD Ketapang, Paulus Polo dan Tini. Musrenbang dihadiri Forkopimcam, kades dan BPD se-Kecamatan Simpang Hulu, Organisasi Perangkat Daerah (OPD),tokoh masyarakat.Musrenbang dibuka oleh Camat Simpang Hulu. Ia menjelaskan bahwa Kecamatan Simpang Hulu terdiri dari 15 desa, dan mereka sudah menyelesaikan Musrenbang tingkat desa yang dibantu oleh pendamping desa. Dalam Musrenbang tingkat desa masing masing desa mengusulkan dua program prioritas yang akan diusulkan ke tingkat Kabupaten.”Usulan masyarakat, rata rata jalan dan jembatan,” tegas Camat Simpang Hulu.

Usai dibuka oleh Camat Simpang Hulu, selanjutnya pemaparan disampaikan Rasyid Ridho dari Bappeda Ketapang, terkait rencana pembangunan 2021 yang mengusung tema meningkatkan infrastruktur dan pelayanan dasar untuk kesejahteraan masyarakat. Dipaparkan juga kondisi pembangunan saat ini, dan diminta dalam usulan dari desa, program dan harus diinput melalui aplikasi e-planning.Arahan selanjutnya disampaikan oleh Paulus Polo, anggota DPRD Ketapang . Ia berharap, Musrenbang benar-benar dimanfaatkan untuk merancang pembangunan 2021 secara berkelanjutan.dikatakanya, masyarakat Simpang hulu cukup berterima kasih, karena dalam beberapa tahun terakhir pembangunan jalan bisa dirasakan,. Diakui, ada beberapa ruas jalan yang perlu mendapat perhatian, dapat dilanjutkan pada pembangunan di tahun 2021. “Kita berharap pembangunan yang sudah ada pada masa sebelumnya, bisa dilanjutkan lagi pada 2021,” ucap Paulus Polo.

Misalnya daerah yang cukup terluar, dan terpencil dari sarana transportasi bisa dibantu dengan akses rumah guru aederhana, agar guru menjadi betah mengajar. Begitu juga dengan bidang kesehatan dan lain lain.”Intinya, apa yang kita rasakan, sudah banyak perkembangan di simlang hulu, beberapa PR yang diselesaikan, hendaknya pada tahun 2021 bisa kita selesaikan,”tuturnya.

Seterusnya, dalam Musrenbang kecamatan di Simpang Hulu, para utusan OPD menyampaikan program kegiatan yang ada di masing masing OPD. Khususnya yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar yang ada di Kecamatan Simpang Hulu. Misalnya dari Dinas Kominfo Ketapang menerangkan dengan kegiatan website desa, dimana desa bisa mengusulkan ke Dinas Kominfo Ketapang untuk dibuatkan website dan diberikan domain secara gratis dalam mendukung pembangunan didesa. Usulan disampaikan secara tertulis. Demikian juga dengan mengatasinya sinyal terbatas di desa, maka kewenangan membangun tower berada di pemerintah pusat, dan Sinas Kominfo Ketapang hanya merekomendasikan pembangunan yang diusulkan. Terkait dengan program USO dari Bakti Kominfo RI, Maka Dinas Kominfo Ketapang membantu menyampaikan usulan ke BAKTI Kominfo melalui aplikasi Pasti. Untuk pengisian data secara online tersebut diharapkan desa yang bankspot area dapat melengkapi data yang diperlukan. Kerjasama antara pemkab, kecamatan dan desa diharapkan dapat mengatasi persoalan pembangunan infrastruktur yang ada di Kabupaten Ketapang.@